
Banda Aceh, 20 Oktober 2025 – Nabiel Azzam, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala (USK), resmi terpilih sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) periode 2025–2026. Pemilihan berlangsung di Aula FISIP USK pada 21 Februari 2025.
Sebelum menjabat sebagai Ketua BEM FISIP USK, Nabiel telah memiliki pengalaman organisasi yang cukup matang. Ia pernah menjabat sebagai Bendahara Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FISIP USK dan Wakil Bendahara Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) Aceh. Dan dari situlah awal mula ketertarikan Nabiel untuk mencalonkan diri sebagai Ketua BEM FISIP USK yang berdasarkan dari pengalaman dari organisasi sebelumnya.
Dalam kepemimpinannya, Nabiel berhasil menjalankan sejumlah program kerja inovatif seperti FISIP Go to School, Kelas Debat, Sekolah Orasi FISIP, Harmasip, Ngobrol Inspiratif, Maroon Vox, hingga FISIP Peduli Lingkungan. Program-program tersebut menjadi bukti nyata komitmen dan kemampuan leadership yang dimilikinya. Selain itu, Nabiel Azzam juga punya kemampuan yang baik, seperti public speaking yang baik dan soft skill seperti desain grafis dan editing video.
Menurut Nabiel, keinginannya untuk menjadi Ketua BEM tidak hanya berawal dari pengalaman pada organisasi sebelumnya, namun juga karena dorongan dari keluarganya yang memang juga aktif di beberapa organisasi. “Prosesnya tidak mudah. Mulai dari pendaftaran, memilih pasangan, menjaga tim sukses, hingga menunggu hasil pemilihan. Namun dari proses panjang itu, banyak pelajaran yang bisa saya ambil untuk masa depan,” ujar Nabiel.
Ia juga menuturkan bahwa berorganisasi memberikan banyak pengalaman berharga, baik suka maupun duka. “Organisasi adalah tempat belajar bagi semua orang. Di sini kita bisa berkembang, belajar manajemen waktu, komunikasi, dan bekerja sama,” ujarnya.
Selama menjabat, Nabiel mengaku banyak mendapat kesempatan berinteraksi dengan tokoh-tokoh inspiratif. “Bertemu dengan orang-orang hebat membuat saya belajar cara mereka berpikir dan berkomunikasi,” ujarnya.
Selain aktif di organisasi, Nabiel tetap menjaga keseimbangan akademik. Ia menilai manajemen waktu menjadi kunci utama agar kegiatan kuliah dan organisasi berjalan beriringan. “Kalau tidak bisa mengatur waktu, semuanya akan berantakan. Jadi saya berusaha disiplin dalam setiap kegiatan,” ujarnya.
Bagi Nabiel, pencapaian ini bukan semata kebanggaan pribadi, tetapi juga motivasi bagi mahasiswa lain agar aktif mengembangkan potensi diri selama kuliah. “Mahasiswa harus berani tampil, berorganisasi, dan melatih kepemimpinan sejak dini. Karena skill leadership adalah modal penting di dunia kerja nanti,” ujarnya.
Dengan prestasi dan semangatnya, Nabiel Azzam membuktikan bahwa mahasiswa komunikasi USK tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menunjukkan kepemimpinan yang nyata dan berdampak, maka dari itu sebagai generasi yang akan membawa perubahan kedepannya, kita patut mencontoh pencapaian yang hal – hal positif darinya, sehingga dapat menjadi pribadi yang berguna bagi bangsa kedepannya.

Comments are closed