Foto Ibnu Mardha dengan karya novelnya yang berjudul TASAPO

Banda Aceh, 15 Oktober 2025 – Mahasiswa Universitas Syiah Kuala, Ibnu Mardha, dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Program Studi Ilmu Komunikasi, sukses menelurkan karya sastra berjudul “Tasapo: Kisah Mistis Bernuansa Etnis.” Buku yang terbit pada tahun 2022 ini memadukan unsur mistis dengan cerita budaya masyarakat Jamee yang kental dengan nilai tradisi.

Ibnu mengatakan bahwa ide penulisan buku Tasapo muncul dari dua hal. Pertama,yaitu ketertarikannya pada kisah mistis yang sering ia dengar dari orang orang terdekatnya, lalu ia kembangkan menjadi cerita baru dan diceritakan kembali pada teman teman barunya. Kedua, pengalaman pribadinya sebagai penulis naskah film yang belum sempat diwujudkan di layar lebar mendorongnya untuk menyalurkan kreativitas ke bentuk novel.

Selain menulis, Ibnu juga pernah bekerja di bidang penerbitan sebagai desainer sampul buku, yang semakin mengasah minatnya di dunia literasi. Dari proses panjang itulah lahir Tasapo: Kisah Mistis Bernuansa Etnis sebuah karya yang memadukan imajinasi, budaya, dan pesan moral.

Buku ini ditujukan untuk kalangan remaja, dan kini bisa diperoleh dengan mudah melalui platform media sosial seperti TikTok dan Instagram. Lewat Tasapo, Ibnu berharap generasi muda bisa lebih mengenal dan mencintai budaya lokal.

“Harapan saya, buku ini bisa membuat remaja lebih mencintai budaya lokal.Tasapo berasal dari budaya masyarakat Jamee yang penuh nilai tradisi dan bisa menjadi identitas budaya kita” kata Ibnu Mardha. 

Karya ini menjadi contoh nyata bagaimana mahasiswa dapat menggunakan sastra sebagai sarana pelestarian budaya sekaligus pengembangan kreativitas di era digital. ~AFR~

Interview with Ibnu Mardha conducted via Whastapp (Secondary source),15 October 2025.

Categories:

Tags:

Comments are closed