ACEH BESAR, 31 Oktober 2026 — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Syiah Kuala (USK), melakukan wawancara dan edukasi literasi digital kepada masyarakat lanjut usia (lansia) di Desa Lubuk Sukon, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, pada Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas kelompok mata kuliah Literasi Media untuk mengetahui pemahaman lansia mengenai keamanan digital dan berbagai modus penipuan online.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa menggali pengalaman warga terkait panggilan telepon dari nomor tidak dikenal, tautan phishing, serta permintaan kode One-Time Password (OTP). Hasil wawancara menunjukkan bahwa sebagian lansia telah memahami cara menghadapi panggilan mencurigakan, sementara sebagian lainnya masih memerlukan pemahaman lebih lanjut mengenai keamanan digital.

Pak Sofyan, salah seorang warga, mengaku sering menerima panggilan telepon mencurigakan. Namun, ia mengatakan telah mengenali pola penelepon tersebut dan mampu menanggapinya dengan caranya sendiri. Sementara itu, Pak Amin juga mengaku sering menerima panggilan dari nomor tidak dikenal dan terkadang menanggapinya dengan meminta penelepon menunggu sambil bercanda bahwa dirinya akan mendatangi orang tersebut.

Selain menggali pengalaman warga, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai langkah-langkah menghadapi dugaan penipuan digital. Salah satu contoh yang dibahas adalah modus telepon. Dimana penipu mengaku bahwa anak korban sedang ditangkap atau mengalami masalah. Lalu, meminta uang dengan memanfaatkan kepanikan keluarga.

Mahasiswa mengimbau warga agar tidak terburu-buru mempercayai informasi semacam itu. Warga disarankan memeriksa kebenaran informasi dengan menghubungi anggota keluarga yang bersangkutan melalui nomor yang telah diketahui serta meminta bantuan keluarga atau orang terdekat untuk memastikan situasi sebenarnya.

Edukasi juga mencakup pentingnya tidak sembarangan mengeklik tautan mencurigakan, membagikan kode OTP, atau memberikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dapat dipastikan identitasnya.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya literasi digital bagi lansia. Kemampuan mengenali informasi mencurigakan dan menjaga kerahasiaan data pribadi diharapkan dapat membantu masyarakat lebih waspada terhadap berbagai modus penipuan melalui teknologi komunikasi.

Categories: