ACEH BESAR — Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan kegiatan Content Creation Practice dengan tema “Belajar Membuat Video Promosi Wisata dengan HP” di Gampong Lubok Sukon, Kabupaten Aceh Besar, pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Desa Binaan yang melibatkan masyarakat setempat, khususnya kelompok sadar wisata (Pokdarwis), untuk mempelajari cara memperkenalkan kekayaan budaya gampong melalui konten digital.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Jihan dan Roy selaku pembawa acara, dilanjutkan dengan pembacaan doa bersama. Acara turut dihadiri oleh Bapak Rahmat Saleh, S.Sos., M.Comn. dan Ibu Novi Susilawati, S.I.Kom., M.I.Kom., selaku dosen Ilmu Komunikasi USK, serta Srikandi sebagai pemateri.

Dalam sambutannya, Bapak Rahmat Saleh menyampaikan bahwa perkembangan teknologi komunikasi telah membawa perubahan dalam cara masyarakat menyampaikan informasi. Saat ini, konten digital menjadi salah satu sarana komunikasi yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
“Segala sesuatu sekarang semua berkomunikasi melalui konten,” ujar Bapak Rahmat Saleh. Menurutnya, kreativitas menjadi salah satu hal penting dalam menghasilkan sebuah video. Ia juga berharap pelatihan yang dilaksanakan dapat memberikan hasil yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam memperkenalkan potensi wisata Gampong Lubok Sukon.
Memasuki sesi materi, Srikandi memberikan pemahaman mengenai proses pembuatan video promosi wisata menggunakan telepon genggam. Peserta diajak untuk melihat berbagai potensi yang ada di sekitar mereka dan mengolahnya menjadi konten yang menarik untuk ditonton.

Srikandi juga menekankan pentingnya konsistensi dalam membuat konten. Menurutnya, video promosi tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan citra suatu daerah, tetapi juga perlu dibuat dengan kesungguhan agar pesan yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik oleh penonton.
Setelah mengikuti penyampaian materi, peserta Pokdarwis dibagi menjadi enam kelompok untuk melakukan praktik pembuatan konten. Setiap kelompok didampingi dua orang pemandu dan diberikan waktu selama dua jam untuk menghasilkan satu video promosi wisata.
Dalam praktik tersebut, peserta diarahkan untuk menggali potensi lingkungan sekitar dan mengemasnya menjadi cerita visual yang menarik. Mereka dapat memanfaatkan bangunan tradisional, aktivitas masyarakat, maupun suasana gampong sebagai bagian dari materi video.

Usai pengambilan gambar, peserta kembali ke posko untuk melakukan proses penyuntingan. Seluruh hasil video kemudian ditampilkan bersama sebagai bentuk apresiasi terhadap kreativitas setiap kelompok.
Melalui pelatihan tersebut, anggota Pokdarwis Gampong Lubok Sukon diharapkan dapat terus mengembangkan keterampilan pembuatan konten secara mandiri. Dengan memanfaatkan telepon genggam dan media digital, potensi wisata, budaya, serta kehidupan masyarakat gampong dapat diperkenalkan kepada khalayak yang lebih luas.
Recent Comments