Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan Workshop “Bijak Bermedia Sosial dan Pencegahan Cyberbullying” di SMP Negeri 1 Ingin Jaya Lubok Sukon, Sabtu (3/10/2026). Kegiatan ini mengangkat tema “Berbijaklah Berdigital, Hentikan Cyberbullying” dan diikuti oleh siswa-siswi SMP Negeri 1 Ingin Jaya Lubok Sukon.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang di lakukan oleh MC dan kata sambutan dari Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Ingin Jaya Lubok Sukon, Zaidarsyah, S.Pd. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada pihak sekolah sebelum memasuki sesi pemaparan materi.

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Rahmawati, M.Si. mengenai pengantar cyberbullying. Dalam materi tersebut, siswa diberikan pemahaman mengenai cyberbullying sebagai perundungan yang dilakukan melalui perangkat elektronik dan jaringan sosial dengan tujuan menyakiti korban. Tindakan tersebut dapat memberikan dampak fisik, sosial, maupun emosional.

Cyberbullying dapat terjadi melalui berbagai platform digital, seperti WhatsApp, Instagram, TikTok, Facebook, game online, dan platform lainnya. Berbeda dengan perundungan secara langsung, cyberbullying dapat menyebar dengan cepat dan meninggalkan jejak digital. Dalam penyampaian materi, pemateri juga menyampaikan pesan bahwa “Internet adalah ruang belajar dan berkreasi, bukan tempat menyakiti.”

Setelah materi pertama, kegiatan dilanjutkan dengan materi kedua yang disampaikan oleh Dr. Febri Nurrahmi, S.Sos., M.MP. mengenai membangun pertemanan dan ruang digital yang aman. Dalam materi tersebut, siswa diajak memahami bahwa candaan di media sosial tetap dapat memberikan dampak kepada orang lain.

Salah satu contoh yang diberikan adalah penggunaan foto seseorang sebagai stiker dengan tulisan yang mengejek. Meskipun korban telah menyampaikan bahwa dirinya tidak nyaman, tindakan tersebut masih dianggap sebagai candaan oleh teman-temannya. Materi tersebut kemudian memberikan pemahaman kepada siswa mengenai bagaimana tindakan bullying dapat berdampak kepada orang yang mengalaminya.

Hal tersebut juga dirasakan oleh siswi di SMP Negeri 1 Ingin Jaya Lubok Sukon yaitu Najla dan Dipa, siswa yang mengikuti kegiatan. Menurut mereka, kegiatan tersebut cukup menghibur sekaligus memberikan banyak ilmu yang baik, terutama mengenai bullying. Salah satu hal baru yang mereka dapatkan adalah mengetahui dampak serta sanksi yang akan didapatkan jika mengalami bullying maupun menjadi pelaku bullying.

Menurut Najla, bullying merupakan sesuatu yang menyakitkan bagi orang lain. Setelah mengikuti kegiatan, Najla dan Dipa menjadi lebih mengetahui bahwa bullying dapat memberikan dampak yang besar kepada orang yang mengalaminya. Karena itu, mereka merasa senang mendapatkan pemahaman yang lebih dalam terkait bullying.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan kuis berhadiah yang dipandu oleh MC. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi tersebut dan menjawab pertanyaan yang diberikan. Workshop kemudian ditutup dengan foto bersama pemateri dan seluruh peserta. Melalui kegiatan tersebut, siswa mendapatkan pemahaman mengenai cyberbullying, dampaknya, serta pentingnya memahami tindakan yang dapat menyakiti orang lain di ruang digital.

Categories: