Banda Aceh, 16 Oktober 2025 – Nabil Azzam, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Syiah Kuala (USK), resmi menjabat sebagai Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FISIP USK tahun 2025. Terpilihnya Nabil menjadi hasil dari proses panjang yang penuh dinamika dan pembelajaran di lingkungan kampus.

Dalam wawancaranya, Nabil menjelaskan bahwa proses menuju jabatan ketua BEM tidaklah mudah. “Prosesnya dimulai dari pendaftaran, dilanjutkan dengan verifikasi dan wawancara yang berlangsung sekitar satu bulan. Di situ kami belajar banyak tentang dinamika kampus, mengenal berbagai karakter mahasiswa, dan memahami politik kampus,” ujarnya.
Menurutnya, FISIP USK adalah miniatur dunia politik Indonesia, tempat mahasiswa belajar kepemimpinan dan kolaborasi lintas pandangan.

Meski mengaku bangga atas pencapaiannya, Nabil menegaskan bahwa kemenangan bukanlah akhir dari perjuangan. “Menjadi ketua BEM bukan hanya soal kebanggaan, tapi juga tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan niat baik dan introspeksi diri,” tambahnya.

Ke depan, Nabil memiliki visi besar untuk mewujudkan FISIP yang harmoni dan kompak. Ia menilai bahwa selama ini solidaritas antar-himpunan mahasiswa di FISIP masih perlu diperkuat. “Sebelum saya mencalonkan diri, saya merasa FISIP kurang kompak. Tahun ini kami berusaha membangun kembali kekeluargaan itu. Saat Pakarmaru kemarin, semua himpunan bergabung menjadi satu, dan itu bukti awal bahwa harmoni bisa tercipta,” jelasnya dengan penuh semangat.

Tags:

Comments are closed